Lele , ikan yang satu ini selain banyak digemari masyarakat juga mudah untuk dikembangbiakkan . Budidaya lele di indonesia sendiri sudah menjamur dimana mana dari yang kecil kecilan dengan modal awal hanya beberapa ratus ribu sampai yang berskala besar sekalipun sudah sering kita jumpai di berbagai belahan indonesia .

Dari warung makan sederhana sampai restoran dengan label bintang , kalian bisa memesan ikan berkumis ini ” lele ” .

Gambar didapat dari Sini gan

Artikel kali ini akan membahas mengenai langkah awal untuk memulai ternak lele , mengapa harus ikan lele ? Bagaimana memulai budidaya ikan lele ? , dan masih banyak lagi .

Yang akan kita bahas pertama kali pada artikel kali ini adalah :
 mengapa harus ikan lele , bukankah ada banyak jenis ikan lain ?

  • Mengapa harus ikan lele ? Jawabannya sebenarnya cukup sederhana yaitu 
– karena ikan lele mudah dikembang biakkan .
– banyak yang lebih dulu menekuni dunia ternak lele , jadi banyak juga ahli yang bisa dijadikan guru jika anda ingin memulai usaha budidaya ikan lele .
– ikan lele memiliki rasa yang lezat bila dimasak , karena itulah banyak yang menyukai masakan jenis ikan lele seperti pecel lele , sambal kecap , ataupun hanya di goreng biasa .

  • Bagaimana memulai budidaya ikan lele ?
Untuk pertanyaan yang satu ini saya akan membaginya kedalam beberapa tahapan yaitu :
  1.  Pengenalan ikan lele
  2.  Persiapan
  3.  Pemilihan benih unggul
  4.  Perawatan 
  5.  Panen
Kita mulai dari yang pertama yaitu :

 1.  Pengenalan ikan lele

   Ikan lele atau ikan keli merupakan jenis ikan air tawar jadi jangan sekali kali anda memasukkannya kedalam wadah yang berisi air laut atau anda hanya akan ditertawakan oleh tetangga karena melakukan hal ini .
– lele dapat bertahan hidup di tempat yang memiliki suhu berkisar antara 20° hingga 28°c .
– ikan lele sangat suka hidup di permukaan air yang tenang .
– untuk kolamnya sendiri usahakan agar airnya tidak terkontaminasi oleh limbah supaya dapat menjamin kesehatan dan kualitas lele ketika akan dijual .
– permukaan atau bagian atas kolam sebaiknya dibiarkan terbuka . 
 2. Persiapan
Tahapan selanjutnya ialah persiapan , untuk membuat sesuatu menjadi besar tentu diperlukan persiapan yang matang termasuk jika anda ingin membuat usaha budidaya ikan lele . 
Lalu apa saja persiapan yang perlu dilakukan sebelum memulai budidaya ternak lele ?

Baca juga
☆ 11 contoh surat lamaran pekerjaan yang baik dan benarJenis investasi beserta keuntungan dan kerugiannya5 langkah tepat untuk memulai usaha agar sukses

   * Pembuatan Kolam
pertama yang perlu di lakukan ialah pembuatan kolam , namun sebelum memulai proses pembuatan sebaiknya pastikan lahan yang ingin dijadikan kolam dekat dengan sumber air , hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya penyusutan air juga untuk mempermudah jika ingin memanen lele karena anda tidak perlu lagi mencari sumber air untuk mengisi kolam setelah dipanen .

Mudah dilalui kendaraan ,  serta jauh dari pemukiman juga diperlukan untuk menjaga supaya ikan lele merasa nyaman dengan kondisi kolam .

Langkah selanjutnya ialah penggalian tanah , tidak perlu terlalu dalam cukup dengan kedalaman 80cm anda sudah bisa memilki kolam lele ideal .
Untuk melakukan penggalian anda bisa meminta bantuan kepada tetangga , menyewa orang ataupun menggalinya sendiri .
Setelah melakukan penggalian langkah selanjutnya ialah peletakan terpal , belilah terpal dengan kualitas yang baik karena inilah yang akan menopang lele anda nantinya . Usaha kan juga untuk membeli terpal dengan ukuran yang sesuai dengan ukuran kolam lele nantinya .

Jangan senang dulu karena terpal telah terpasang karena masih ada tahapan selanjutnya yang harus dilakukan yaitu pemberian kapur dolomit atau biasa disebut pengapuran dengan tujuan untuk membersihkan kolam lele supaya terbebas dari berbagai macam virus ataupun penyakit yang dapat menyerang lele kesayangan anda nantinya .

Setelah semua siap langkah terakhir sebelum ketahap pemilihan benih ialah pemberian air , sebaiknya tambahkan air sampai setinggi 25 sampai 40cm saja supaya lele tidak bisa melompat keluar dari kolam . Lakukan proses pendiaman selama 4 sampai 7 hari terlebih dahulu sebelum memasukkan benih lele supaya dapat menumbuhkan plankton yang akan menjadi pakan alami bagi si lele kecil .

 3. Pemilihan bibit unggul

Agar usaha budidaya ternak lele anda sukses tentu saja diperlukan bibit lele unggulan , lalu bagaimana cara menentukan bagus tidaknya benih lele tersebut ?

Secara sederhana mungkin dapat diasumsikan seperti ” dari orang tua yang baik akan terlahir anak anak yang baik pula ” demikian juga bagi si lele , untuk mendapatkan bibit unggulan tentu anda harus pandai dalam memilih indukan yang sesuai dengan kriteria .

○ kriteria pejantan lele unggul
– gerakannya lincah .
– memiliki alat kelamin berbentuk runcing .
– memiliki warna gelap pekat .
– perutnya ramping dan memiliki tulang kepala pipih .

○ kriteria indukan betina lele unggul
– gerakannya cenderung lebih lamban daripada pejantan .
– memiliki perut yang lebih besar daripada punggung .
– memiliki alat kelamin berbentuk bulat .
– warnanya terlihat lebih cerah .

Nah , setelah mengetahui ciri indukan unggul bagi si lele kecil proses selanjutnya ialah melakukan proses :

 ☆ pemijahan

Sebelum melakukan proses pemijahan ikan lele dilakukan sebaiknya siapkan terlebih dahulu tmpat untuk memijah si lele yaitu berupa kolam yang idealnya memiliki panjang 2 sampai 3 meter dengan lebar 1 sampai 2 meter dan kedalaman 1 meter .

Waktu yang tepat untuk melakukan pemijahan ialah pada sore sampai malam hari yaitu antara pukul 5 sore sampai 11 malam , selama melakukan proses pemijahan sebaiknya kolam dibiarkan tertutup untuk menghindari keluarnya indukan lele dari kolam dan biasanya pada pagi hari anda sudah dapat melihat telur telur menempel pada kakaban , untuk telur yang berhasil memiliki warna transparan sedangkan telur yang gagal memiliki warna putih susu .

○ Berikut kriteria benih ikan lele unggul :
– gerakannya lincah
– tidak terdapat cacat ditubuhnya
– gerakan renangnya normal
– dan tentu saja terbebas dari penyakit

☆ Pemindahan benih

Proses pemindahan sebaiknya dilakukan dengan hati hati karena jika lalai sedit saja anakan lele bisa mati ditempat .
Tahapan dalam melakukan proses pemjndahan benih ikan lele sendiri sebenarnya cukup sederhana yaitu dengan menebarkannya pada permukaan air  .

Sebelum melakukan penebaran benih sebaiknya lakukan penyesuaian iklim dulu dengan cara memasukkan benih kedalam ember jerigen atau semacamnya ke dalam kolam dan diamkan sekitar 15 menit agar terjadi penyesuaian suhu antara benih ikan lele dengan kolam barunya , sekuranya benih berhasil menyesuaikan suhu lingkungannya mereka akan melompat keluar dari jerigen kedalam kolam dengan sendirinya .

Sebaiknya untuk satu kolam ikan lele ukuran normal hanya berisi sekitar 200 sampai 400 benih , namun jumlah ini dapat bertambah seiring kualitas air kolam .

4 . Perawatan

Untuk mendapatkan ikan lele unggulan dengan harga tinggi dan bebas dari penyakit tentu saja dibutuhkan perawatan khusus meliputi :

¤ pemberian pakan

Pakan memiliki biaya terbesar dalam usaha budidaya ikan lele , semakin banyak jumlah lele yang anda miliki tentu saja jumlah uang yang dikeluarkan untuk pemberian pakan akan semakin membengkak .

Ada banyak jenis pakan lele yang bisa dibeli ataupun di buat sendiri , untuk pakan yang biasa dijual di pasaran pastikan anda membeli pakan dengan food convertion ratio ” FCR” kurang dari satu , semakin kecil fcr nya maka akan semakin bagus pula pakan tersebut .

Ada 2 jenis pakan yang dapat anda beri kepada lele kesayangan anda nantinya yairu pakan utama dan pakan tambahan :

》 pakan utama

Ikan lele merupakan jenis hewan karnivora ,  untuk itu dalam pemberian pakan nantinya utamakan untuk memberi pakan yang banyak mengandung protein hewani .

Banyak pakan ikan atau biasa disebut pelet yang banyak di jual dipasaran dengan kandungan nutrisinya masing masing , namun secara umum kandungan nutrisi yang dibutuhkan ikan lele ialah sebagai berikut :
. Protein minimum 30%
. Lemak 4 – 16%
. Karbohidrat 15 – 20%
Sisanya ialah vitamin dan mineral .

Setiap hari ikan lele memerlukan pakan sekitar 3 – 6% dari berat tubuhnya , sebaiknya atur jadwal untuk pemberian pakan lele normalnya ialah 4 – 5 kali sehari .

Yang mungkin anda suka
7 kriteria penting dalam memilih pekerjaan yang tepat
Investasi menjanjikan dengan modal kecil

Kerajinan tangan unik yang bisa dijual
Usaha rumahan dengan modal kecil untung besar

》 pakan tambahan

Selain pakan utama lele juga bisa diberi makan dengan pakan tambahan untuk meminimalisir biaya pembelian pelet yang mungkin mahal . Pakan tambahan bagi ikan lele bisa berupa belatung ataupun ikan runcah yaitu berupa ikan yang tidak layak dikonsumsi manusia .

Satu hal yang perlu diingat perlu diperhatikan dalam pemberian pakan ikan lele yaitu jangan sampai telat taupun kurang karena pada dasarnya ikan lele mempunyai sifat kanibal yang akan memangsa spesiesnya sendiri ketika sedang kelaparan .

¤ perawatan air

Air tentu saja tidak bisa dianggap remeh dalam budidaya ikan lele , semakin bagus kualitas air dalam kolam lele yang anda miliki tentu akan semakin bagus pula kualitas lele nantinya dikarenakan lele merasa nyaman dengan kondisi lingkungannya .

Apabila disekitar kolam sudah tercium bau busuk , segera kurangi 1/3 air di bagian bawah kolam kemudian isi lagi dengan air bersih .
Frekuensi penggantian air ini bergantung pada pemberian pakan , dikarenakan bau busuk tersebut berasal dari pakan yang tidak dimakan lele lalu membusuk dan menimbulkan bau yang menyengat .

¤ pembasmian hama dan penyakit

Pada dasarnya hama yang paling umum untuk budidaya ikan lele yaitu ular , seliro , burung dan musang .

Sedangkan untuk penyakit bisa datang dari bakteri , protozoa ataupun virus . Untuk mencegah timbulnya penyakit pada ikan lele bisa dilakukan dengan :
^ menjaga kualitas air
^ mengontrol pemberian pakan
^ menjaga kebersihan kolam
^ dan mempertahankan suhu kolam pada kisaran 28°c .

5. Panen

Mungkin inilah yang dinantikan semua pengusaha ikan lele di seluruh penjuru dunia , bagaimana tidak ? Hasil jerih payah anda akan terbayar ketik berhasil memperoleh ikan yang besar dengan kualitas baik dan tentu saja harganya mahal .

Ikan lele bisa dipanen setelah mencapai berat 9 sampai 12kg , untuk mencapai ukuran sebesar itu bisa dicapai dalam tempo 2 sampai 3 bulan saja .

Setelah proses panen dilakukan sebaiknya sortir atau pisahkan lele berdasar ukuran tubuhnya , hal ini akan meningkatkan pendapatan bagi peternak ketika akan dijual nantinya .

Terimakasih .

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here